Tag

, , ,

yeni wahid teruskan cita-cita gus durMeski dirinya menjadi salah satu target dari bom buku belakangan ini, namun Zannuba Arifah Chafsoh atau Yenny Wahid akan terus berjuang untuk menegakkan hak asasi manusia dan demokratisasi.  Juga Islam yang moderat, toleran dan agama rahmatan lil ‘alamin sebagai mana diperjuangkan oleh ayahandanya KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

“Saya memang menjadi salah satu orang dari target bom buku akhir-akhir ini. Dan, pada Jumat (18/3) sudah ada orang yang tidak dikenal di sekitar kantor The Wahid Insti tute. Namun, keberadaannya masih dapat diantisipasi oleh sahabat-sahabat di sana,” tutur Direktur The Wahid Institute itu di Jakarta, Sabtu (19/3).

Yang pasti Yenny tidak akan pernah gentar sedikit pun untuk terus memperjuangkan cita-cita almarhum Gus Dur, yang juga menjadi cita-cita dari perjuangan Nahdlatul Ulama. Di mana Gus Dur tiga priode menjabat sebagai Ketua Umum PBNU yang kini dipimpin oleh KH Said Aqil Siradj tersebut.

Ketakutan karena teror memang telanjur meluas. Tapi, bangsa ini tidak boleh kalah dengan terror yang ada, apa pun motifnya.

“Bahwa agenda teror itu harus dilawan oleh seluruh elemen masyarakat ini dengan tetap bersikap tenang dan tidak terprovokasi untuk bertindak anarkis terhadap apa pun dan siapa pun,” tambah Ketua Umum DPP PKB Gus Dur ini.

“Kami akan selalu konsisten mengawal kebhinnekaan, Pancasila, NKRI dan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam. Jadi, tidak ada yang aneh terhadap apa yang diperjuangkan oleh Yenny yang merupakan anak biologis dan ideologis Gus Dur,” taambah Ketua DPP PKB Gus Dur, Priyo Sambadha.

Oleh sebab itu, justru menjadi kewajiban bagi Yenny untuk memperjuangkan cita-cita Gus Dur tersebut. Hanya saja kata Priyo, pihaknya berharap aparat pemerintah yang berwe- nang segera menangkap dan menuntaskan pelaku terror tersebut, sehingga rakyat bisa beraktifitas dengan tenang, nyaman dan bebas dari terror. [nu-online]

Yenny_wahid luncurkan buku Gus Dur

Berita yang masih hangat tentang Teror Bom Buku

tim peledak bom paket dari teroris