Tag

, , , , ,

Alissa Wahid Koordinator Sekretariat Nasional Jaringan GusDurianKoordinator Sekretariat Nasional Jaringan GUSDURian Alissa Wahid mendesak pemerintah dan seluruh perangkat nya bergerak cepat untuk menuntaskan teror bom dan tindakan anarkisme yang terjadi belakangan ini.

Sebab, kelambatan dan kelemahan Pemerintah selama ini justru akan makin memperkuat penggunaan strategi kelom- pok-kelompok teror dan anarkisme dalam merongrong Panca sila, UUD RI 1945. Bhinneka Tunggal Ika, dan kesatuan bangsa ini.
Demikian diungkapkan putri sulung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu belum lama ini di Jakarta. Teror itu menurut Alissa sangat berlawanan dengan sikap-sikap dasar bangsa Indonesia sebagaimana termuat dalam UUD 1945 daan Pancasila.

“Segala bentuk kekerasan yang dilakukan untuk mengancam hak hidup orang lain adalah tindakan yang berlawanan dengan sikap-sikap dasar bangsa Indonesia sebagaimana termuat dalam UUD 1945 dan Pancasila,” ujar kakak kandung Zannuba Arifah Chafsoh ayau Yenny Wahid itu.

Teror bom itu makin menambah panjang daftar tindak kekerasan yang terjadi selama satu tahun terakhir. Situasi ini, katanya lagi, akan memperkeruh semangat kebangsaan Indonesia akibat meningkatnya rasa saling curiga antarsesama warga negara Indonesia.

Karena itu menjadi sebuah ancaman yang tidak lagi laten bagi keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu dia mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bergabung dalam gerakan moral melawan, menolak, dan atau menentang segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan anti-Bhinneka Tunggal Ika.

Masyarakat juga diharapkan bisa terus menjaga dan melindungi kesatuan dan persatuan Negara Kgusdurian logoesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan selalu mengedepankan kerukunan antar umat beragama dan perlindungan terhadap kesetaraan hak sebagai Warga Negara Indonesia, serta mendahulukan semangat kebang- saan di atas kepentingan golongan tertentu.

Jaringan GUSDURian merupakan jaringan yang dibentuk oleh banyak pengagum dan murid-murid pemikiran presiden RI ke-4 itu. Di sejumlah daerah, forum-forum ini terbentuk yang tak hanya diisi oleh para aktivis tapi juga kalangan umum. Di antara concern jejaring ini adalah melawan segala bentuk kekerasan seperti yang menjadi sikap Gus Dur semasa hidupnya. [nu-online]

Berita yang masih hangat tentang Teror Bom

The Wahid Institut