Tag

, , , , , , , , ,

Shalawat, Obat Hati yang GelisahBagi orang yang beriman, musibah sudah menjadi bagian dari hidupnya. Bagaikan dua sisi mata uang yang tak bisa terpisahkan, sesuai dengan firman Allah SWT dalam Surat Al Ankabut (QS 29:2), yang artinya:

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan: “kami telah ber- iman”,  sedang mereka tidak diuji lagi?”

Hidup manusia ini sesungguhnya adalah ujian. Orang yang kaya dicoba dengan hartanya, apakah dia membelanjakan di jalan yang benar atau tidak. Yang berilmu diuji dengan ilmunya, apakah dia memanfaatkan ilmu yang telah Allah SWT anugrahkan kepadanya atau malah menyembunyikannya. Bahkan si miskin pun dicoba dengan kemiskinannya, apakah dia sabar atau tidak. Maka tiada orang mu’min yang lepas dari ujian Allah SWT.

Penyikapan manusia atas ujiannya, adalah cara bagaimana Allah SWT mengetahui mana yang tetap pada jalan-Nya, dan mana yang berbelok dari-Nya. Bagi orang yang tetap di jalan-Nya, hidupnya akan selalu diliputi dengan rasa nyaman dan hatinya selalu tentram. Karena dia yakin, semua ujian yang ditimpakan kepadanya adalah yang terbaik baginya menurut Allah SWT. Dia selalu berbaik sangka (khusnudzon).

Sebaliknya orang yang selalu berburuk sangka. Hidup orang ini selalu diliputi rasa gelisah, kurang bersyukur, malah kadang sampai kufur. Nau’zubillah min dzalik, semoga Allah Swt. menjauhkan kita dari hal-hal yang seperti itu.

Tidak mudah memang untuk selalu menerima keputusan yang telah Allah SWT tentukan untuk kita, kecuali orang-orang yang sudah benar-benar kuat imannya. Namun bukan berarti tidak mungkin. Salah satu caranya dengan membiasakan diri membaca shalawat.

Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad Saw, “Barangsiapa yang mendapatkan kesulitan, maka perbanyaklah membaca shalawat untukku, karena sesungguhnya ia dapat mengatasi berbagai masalah dan menghilangkan kegelisahan.

Bahkan Allah Swt. telah memerintah kita untuk bershalawat serta memberikan salam penghormatan kepada Nabi Muhammad Saw, dalam Surat Al-Ahzab.

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” [QS Al-Ahzab, 33:56]

Dan ketika sudah membacanya berkali-kali, maka akan terasa sekali manfaatnya. Hati yang sebelumnya gundah gelisah, akan terasa tentram dan lapang. Wallahu ‘alam bish shawab. [Saiful Mujab / republika]

Artikel yang masih hangat tentang Sholawat Nabi Muhammad Saw.