Tag

, , , , , ,

Susan Carland muslimah AustraliaJaksa Agung Australia, Robert McClelland, melun-curkan lembaga baru, yakni The Australian Muslim Women’s Centre for Human Rights. Lembaga ini akan melakukan advokasi atas isu-isu hak azasi manusia (HAM) dan menyediakan aneka layanan bagi Muslimah

Pada pidato pembukaannya McClelland menyatakan, bahwa dirinya merasa bangga bisa mendukung organi- sasi yang didukung penuh oleh The Islamic Women’s Welfare Council of Victori itu.

“Ini adalah sebuah sejarah baru bagi advokasi HAM pada level akar rumput di Australia,” katanya.

Ia menyatakan, bahwa pemerintah akan bekerja dengan berbagai lembaga advokasi HAM. Lembaga baru ini akan bekerja sama juga dengan The Australian Human Rights Council, lembaga yang kini memainkan peranan penting dalam berkontribusi bagi perlindungan hak-hak warga dan toleransi.

McClelland menyatakan, bahwa The Australian Muslim Women’s Centre for Human Rights akan membantu pemerintah untuk mengawasi, agar hak-hak Muslimah di negeri itu tidak diciderai. Ia juga menyatakan, sama seperti warga negara lainnya, Muslimah juga setara posisinya, baik dalam hak dan kewajiban.

“Saya bangga Australia memulainya, bahkan mungkin negara-negara lain belum memiliki lembaga sejenis,” ujarnya. [republika]

Kehidupan Muslim di Australia Semakin Baik

Komunitas Muslim Australia yang tergabung dalam program pertukaran Muslim Muda Indonesia-Australia menyambangi Republika akhir pekan lalu. Dalam kunjunganya, delegasi bercerita banyak tentang kehidupan umat Islam di Australia.

Seorang tokoh muslim, Tamer Galil, mengatakan kehidupan umat Islam di Australia semakin baik. Umat Islam bisa menjalankan ibadahnya seperti umat pemeluk agama lainnya tanpa khawatir adanya gangguan dari pihak lain.

Menurut Galil, masyarakat beragama di Australia mulai belajar menjaga kerukunan. Sebagai contoh, sejumlah peristiwa yang dikaitkan dengan Islam, pernah menimbulkan kecurigaan terhadap komunitas Muslim. Namun, komunitas Muslim di Australia bisa  memberikan penjelasan yang baik mengenai posisi Muslim atas peristiwa itu.

Hisham Mousthafa, anggota komite eksekutif Islamic Council of Victoria, juga mengakui adanya berita yang bias tentang Islam dan komunitas Muslim yang kemudian memuncul kan pandangan yang tak bersahabat terhadap Islam.

Guna mengimbangi berita-berita bias tersebut. Komunitas muslim Australia membuat surat kabar bulanan, yang isinya banyak menjelaskan tentang Islam dan sikap umat Islam terhadap suatu masalah atau peristiwa.

Ia berharap penerbitan media ini akan mampu menjembatani hubungan antara komunitas Muslim di Australia dengan masyarakat lebih luas.

Selain bercerita tentang kerukunan beragama di Australia, tak lupa delegasi juga bercerita tentang peran umat Islam, khususnya muslimah di Australia. Perkembangan yang terjadi cukup dibanggakan, dimana umat islam dan muslimah mulai diterima dan memiliki peran yang cukup strategis di negeri kanguru itu. [republika]

Berita yang masih hangat tentang kehidupan Muslim di Australia