Tag

, , , ,

said-agil-pbnuKetua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj, mengutuk sekaligus berduka cita atas tindakan bom bunuh diri yang terjadi di Masjid Markas Kepolisian Resort Kota (Mapolresta) Cirebon, Jawa Barat.

“Ini adalah bukti kelemahan intelijen kita. Dan yang lebih mem- prihatinkan lagi ini terjadi di Kota Cirebon yang terkenal sebagi Kota Wali,” katanya di Jakarta, Jumat.  

Said Aqil menyatakan sudah menginstruksikan seluruh elemen NU Cirebon untuk bergerak dan mengusut tuntas kasus ini.

“Saya telah memerintahkan Ketua PCNU Cirebon untuk segera bergerak dan berkoordinasi bersama aparat terkait. Saya yakin kalau polisi tidak mampu bergerak sendirian. NU dengan segala sumberdayanya akan bergerak untuk membantu aparat terkait,” katanya.

Sebagai tokoh kelahiran Cirebon, Said Aqil mengajak masyarakat Cirebon, baik Muslim maupun non-Muslim untuk bersatu melawan terorisme dan radikalisme.

“Karena dalam kondisi dan atas nama apapun tindakan pengeboman tidak bisa dibenarkan,” katanya.

Menurut Said Aqil, dari serangkaian kasus yang terus terjadi hingga hari ini muncul kesan pembiaran. Selain itu, penanganan yang dilakukan aparatur pemerintah selama ini cenderung reaksioner.

Dikatakannya, dari hari ke hari kasus bom terus menerus terjadi. Hal itu memunculkan dugaan ketidakseriusan pemerintah dalam menangani kasus terorisme dan radikalisme secara sungguh-sungguh.

Sebagai orang Cirebon, Said Aqil menyatakan, tahu persis situasi dan kondisi di daerah Cirebon dan sekitarnya. Menurutnya, di Cirebon, Kuningan, dan sekitarnya ada beberapa komunitas yang mengajarkan radikalisme dan mencaci maki ajaran NU yang selama ini sudah mapan.

“Ini adalah teror teologi yang tinggal sedikit lagi menjadi tindakan teror. Saya minta yayasan-yayasan yang didanai oleh Arab diawasi secara penuh. Saya tidak menuduh, tapi saya minta masyarakat untuk waspada,” katanya. (antara)

Telan Korban 28

Peristiwa ledakan bom yang terjadi di Masjid Polresta Cirebon, Jumat (15/4) menewaskan seorang pria, yang diduga sebagai pelaku peledakan bom. Sekitar 27 orang yang menjadi korban akibat ledakan tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit, satu di antaranya Kapolresta Cirebon AKBP Herukoco.

Inilah daftar nama Ke-27 korban luka tersebut:
1. Kapolresta Cirebon, AKBP Herukoco.
2. Kabag Sumda
3. Kasat Intelkam Polresta Cirebon, AKP Singgih
4. Bripda Anton Helmi
5. Kasat Lantas AKP Kurnia
6. Kanit Propam
7. Iptu Harsita
8. Aiptu Sukirno
9. Aiptu Tata Kurniawan
10. Aiptu Yon Patriono
11. Briptu Septian
12. Briptu Devan
13. Aipda Durahim
14. Pengtu Mashuri
15. Pendatu Teten Rustendi
16. Pendatu Dedi
17. Briptu Sugiarto
18. Ipda H Mukali
19. Briptu Heri
20. Briptu Ade Kartiwa
21. Aiptu Edi Heryadi
22. Yadi phl
23. Bripda Asnawi Latif
24. Rahmat Sunyoto (pedagang)
25. Bripka Suratmoko
26. Bripka Rozak
27. Ustad Abas (khotib Jumat). [republika]

Berita yang masih hangat tentang Bom Bunuh Diri Cirebon