Tag

, , , , , , ,

dr. umar wahid adiknya gus durBagaimana pendapat saudara kandung Gus Dur tentang kewaliannya, satu per satu NU Online menemuinya dan menanyakan pendapatnya. Kali ini dr Umar Wahid, adik Gus Dur yang menjadi dokter.

Ia menyatakan tak bisa menilai, dan tak memiliki otoritas untuk menyatakan Gus Dur itu wali atau bukan. Tetapi secara pribadi, ia mengakui menyaksikan sendiri keanehan-keanehan di luar nalar pada diri kakaknya.

Ketidakmauannya untuk menilai seorang itu wali atau bukan berawal dari sebuah kejadian. Ketika Umar Wahid masih jadi mahasiswa, di Jombang, terdapat seorang kiai yang oleh masyarakat dimasyhurkan sebagai wali. Dalam sebuah pertemuan, ia menyaksikan wali tersebut kencing di kebun, yang menurutnya tak etis.

“Jarena wali kok koyok ngene” (katanya wali, kok seperti ini).

Kemudian, ia menanyakan hal tersebut kepada KH Bisri Syamsuri, yang merupakan kakek sekaligus ulama yang sangat dihormatinya.

“Mbah, meniko saetunipun wali nopo  sanes.” (Mbah, orang itu sebenarnya wali apa bukan).

Kiai Bisri menjawab: “Mar sing ngerti wali opo duduk yo gusti Allah. (Yang tahu wali apa bukan, hanyalah Allah)”

Mengenai Gus Dur, beberapa kejadian di luar nalar yang dia alami, adalah ketika Gus Dur terkena penyakit stroke. Menurut pengetahuannya sebagai dokter, risiko stroke yang dialami oleh Gus Dur sudah sangat tinggi.

“Kalau tidak selamat, bisa cacat atau atau fungsi luhurnya (otaknya) bisa terganggu. Tapi Alhamdulillah Gus Dur selamat secara sempurna,” katanya.

“Saya tidak tahu itu karomah atau bukan, tapi saya menyaksikan sendiri banyak hal yang secara nalar saya ngak masuk akal, yang aneh dari seorang Gus Dur,” imbuhnya. [nu-ol]

Apakah Gus Dur Bisa “Mengendalikan Air”?

Entah kekuatan gaib apa yang dimiliki oleh Gus Dur, ada saja hal yang membuat orang menjadi takjub dan mau tak mau harus mengakui kemampuan luar biasa yang dimiliki olehnya.

Umar Wahid yang juga seorang dokter mengatakan, dalam kunjungan kerjanya ke berbagai wilayah di Indonesia, kondisi cuaca selalu mendukung untuk menggelar acara agar berjalan sukses. Jarang sekali terjadi hujan ketika Gus Dur datang.

Maklum, kedatangan seorang presiden ke suatu daerah pasti mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat, sehingga selalu berlangsung meriah. Jika terjadi hujan, tentu saja acara yang sudah dipersiapkan dengan serius bisa kacau balau.

“Sering sampai timbul keyakinn dari fihak pemerintah daerah yang akan dikunjungi, mau musim hujan atau tidak, pokoknya kalau Gus Dur mendarat, pasti terang,” tandasnya.

Kalau peristiwa itu terjadi secara berulang sampai menjadi sebuah keyakinan, apa Gus Dur memiliki kemampuan mengendalikan air seperti dalam film kartun Avatar? wallahu ‘alam. [nu-online]

Kisah yang masih hangat tentang Gus Dur