Tag

, , , , , , ,

tifatul sembiring - Israel itu penjajahSelain menentang perayaan HUT Israel di Indonesia, Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring juga menegaskan bahwa sampai saat ini Indonesia tidak mengakui kedaulatan negara zionis tersebut. Hal ini dipertegas dengan tidak adanya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel.

“Sesuai semangat konferensi Asia Afrika dan Pembukaan UUD 45, itu kan menolak keberadaan Israel yang tidak memberikan hak kebebasan kepada Palestina,” tegas Tifatul seusai memberi kuliah umum di Universitas Dwijendra, Denpasar, Sabtu (14/5).

“Jadi, perlu diketahui status Israel terhadap Palestina hari ini adalah penjajah karena mereka datang ke situ bikin negara, padahal wilayah itu punya Palestina,” imbuhnya.

Dari fakta-fakta tersebut, Tifatul mengimbau supaya pihak-pihak yang berencana mengadakan perayaan tersebut segera mengurungkan niatnya.

“Tanpa ada ba-bi-bu saya khawatir, ada pihak-pihak yang mengadakan perayaan ini secara terbuka. Ada kelompok-kelompok yang tidak senang dan terjadi keributan,” jelas Tifatul. [kompas]

Perayaan HUT Israel di Jakarta Urung Dilakukan

Setelah tidak mendapat izin polisi atas rencana Komunitas Pecinta Israel untuk ikut merayakan HUT ke-63 Kemerdekaan Israel di Jakarta yang sedianya digelar hari ini (14/5), sang Ketua Pantia perayaan, Unggun Dahana, menyatakan tidak ambil pusing. Ia menyatakan masih banyk cara untuk mendukung Israel.

“Perayaan dirgahayu Israel hanya sebuah cara untuk menyatakan dukungan kepada Israel dan masih banyak cara lain,” kata Unggun pada detikcom, Sabtu (14/5).

Dirinya juga berpendapat karena dahsyatnya bendera Israel, polemik mengenai perayaan HUT yang ingin digelar pihaknya menajdi ramai digunjingkan.

“Betapa dahsyatnya bendera Israel, belum dikibarkan sudah membuat bumi gonjang ganjing,” ujar konsultan migas ini.

Kini ia masih menunggu izin tersebut keluar pada satu atau dua minggu kedepan. “Saya mau meluruskan. Ini inisiatif saya sendiri, bukan dari zionis dan sebagainya. Saya mau mengikuti syarat-syarat yang diajukan Mabes Polri sehingga acara akan ditunda sampai izin dari kepolisian keluar,” imbuh Unggun.

Sebelumnya, Yenny Wahid, berpendapat bahwa patut dipertanyakan nasionalismenya, jika ada Warga Negara Indonesia yang, entah itu berkepercayaan Yahudi atau tidak, ikut merayakan HUT Israel.

Senada Menteri Agama Suryadharma Ali menilai, karena hingga kini pemerintah belum mengakui status kenegaraan Israel serta tidak mengakui hubungan diplomatik dengan negeri Zionis tersebut, rencana perayaan HUT Israel dikhawatirkan dapat merusak kewibawaan pemerintah.

“Bagi mereka yang akan merayakan itu, saya imbau tidak melakukan itu. Karena hal itu bisa saja menyulut ketersinggungan masyarakat Indonesia, termasuk merusak kewibawa an pemerintah,” kata Suryadharma Ali di Kantor Presiden, Jumat (13/5). [suara merdeka]

Berita yang masih hangat tentang rencana Peringatan HUT Israel