Tag

, , , , , , , , ,

basmalah kaligrafi kufiAda seorang perempuan tua yang taat beragama, tetapi suaminya orang yang fasik dan tidak mau mengerjakan kewajiban agama Islam, serta tidak mau berbuat kebaikan. Perempuan itu sentiasa membaca Basmalah setiap kali hendak berkata. Dan setiap kali hendak memulai sesuatu, sentiasa didahului dengan membaca “Bismillahir rahmanir rahiim.” yang artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (QS Al-Faatihah, 1:1).

Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya yang taat, dan sentiasa memperolok-oloknya. “Asyik bener dengan Bismillah, Bismillah. Sebentar-sebentar Bismillah,” ejek sang suami yang merasa kesal dengan ketaatan istrinya.

Si Isteri yang sabar itu hanya tersenyum saja, tidak berkata apa-apa. Sebaliknya dia berdoa kepada Allah Swt. supaya memberikan hidayah kepada suaminya.

Melihat Isterinya diam saja, sang Suami berkata lagi, “Suatu hari nanti akan kubuat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu.”

Seolah ingin membuktikan bahwa ancamannya itu bukan pepesan kosong, sang suami membuat sebuah rencana, yang disangkanya bisa mengecewakan isterinya yang taat beragama. Sang suami ingin membuat sesuatu yang mengejutkan bagi isterinya yang suka membaca Basmalah itu.

Pada suatu hari dia mengambil tabungannya di bank, dan memberikan uang yang banyak kepada isterinya tercinta, seraya berkata, “Simpanlah duit ini, mungkin suatu saat nanti kuperlukan lagi.”

Dengan taat si Isteri menerima duit yang dimasukkan dalam tas kulit itu, dan menyimpannya di tempat yang aman dan tersembunyi. Namun tanpa sepengetahuannya, sang suami melihat dimana tempat uang itu disimpan. Kemudian dengan diam-diam sang suami mengambil semua uang tersebut, dan membuang tas uang itu ke dalam kolam di belakang rumah.

Selang beberapa hari kemudian sang suami memanggil isterinya dan berkata, “Berikan padaku uang yang kuberikan kepadamu dahulu untuk disimpan. Aku membutuhkannya sekarang.”

Tanpa banyak cakap, isterinya pergi ke tempat dia menyimpan duit, dan diikuti oleh suaminya. Dengan berhati-hati si Isteri menghampiri tempat dia menyimpan duitnya. Dia membukanya dengan membaca, “Bismillahir rahmanir rahiim.”

Seketika itu juga, Allah Swt. memerintah malaikat Jibril As. untuk mengembalikan tas uang ke tempat semula. Sehingga si Isteri yang sholihah itu bisa mengambil dan menyerahkan kembali duit itu kepada suaminya.

Alangkah terperanjat sang suami. Dia merasa bersalah dan mengakui segala perbuatannya kepada isterinya. Seketika itu juga dia bertaubat, dan mulai mengerjakan perintah Allah Swt. Dan dia juga membaca Basmalah apabila dia hendak memulai sesuatu kerja. (Disadur dari: 1001 Kisah Teladan)

Perintah membaca Basmalah setiap memulai pekerjaan

“Dan Nuh berkata: ‘Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya.’ Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Huud, 11:41)

“Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi)nya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.” (QS An-Naml, 27:30)

“Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayatNya.” (QS Al-An’aam, 6:118)

“Mengapa kamu tidak mau memakan (binatang-binatang yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, padahal sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya. Dan sesungguhnya kebanyakan (dari manusia) benar-benar hendak menyesatkan (orang lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan. Sesungguhnya Tuhanmu, Dia-lah yang lebih mengetahui orang-orang yang melampaui batas.” (QS Al-An’aam, 6:119)

“Dan tinggalkanlah dosa yang nampak dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang yang mengerjakan dosa, kelak akan diberi pembalasan (pada hari kiamat), disebabkan apa yang mereka telah kerjakan.” (QS Al-An’aam, 6:120)

“Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan. Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik.” (QS Al-An’aam, 6:121)

Baca juga kisah-kisah menarik dari blog tetangga: